Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cara Fermentasi Ampas Tahu Kering Awet 2 bulan untuk Pakan Ayam & Unggas lain | Part 1

Cara Fermentasi Ampas Tahu Awet 2 bulan untuk Pakan Ayam & Unggas lain | Part 1

Alfazzablog - Assalamu'alaikum , artikel kali ini saya akan membahas mengenai cara membuat fermentasi ampas tahu yang bisa bertahan sampai 1 - 2 bulan dan  pakan ayam fermentasi kering.

Tujuan fermentasi ini adalah untuk mengawetkan ampas tahu yang akan di berikan sebagai pakan unggas seperti ayam ataupun bebek sehingga bisa bertahan sampai 1 - 2 bulan.

Jika kalian mempunyai ayam peternak / bebek sampai ratusan , pastinya tidak khawatir pakan tidak habis , tapi bayangkan jika hanya mempunyai puluhan ekor saja .

Kalian pasti akan khawatir pakan tidak akan habis dan jika ampas tahu disimpan lebih dari 2 hari maka yang terjadi adalah ampas tahu berjamur atau unggas akan segan memakan ampas tahunya .

Hal itu menyebabkan ampas tahu akan di buang sia - sia dan pengeluaran untuk pakan unggas akan bertambah sehingga bisa dibilang pemborosan.

Baca juga artikel saya mengenai menghasilkan uang puluhan juta dengan kotoran ayam 

Tapi tenang pren , mimin akan memberikan tips cara menfermentasi ampas tahu agar bisa bertahan lama dan menghemat pengeluaran untuk pakan. 

Mimin akan memberikan 4 bab yang akan dibahas yaitu 

  1. pertama di mana mendapatkan ampas tahu 
  2. kedua cara fermentasi ampas tahu
  3. ketiga cara mencampur pakan dari ampas tahu dan 
  4. keempat apa tanda-tandanya ampas tahu ini berhasil , mari kita simak !

Daftar Isi

  1. Cara Mendapatkan Ampas Tahu
  2. Cara Fermentasi Ampas Tahu
  3. Cara Mencampur Pakan Ampas Tahu
  4. Tanda - Tanda Fermentasi Ampas Tahu Berhasil

1. Cara Mendapatkan Ampas Tahu 

  • Pertama di mana bisa mendapatkan ampas tahu ? kalian bisa mendapatkan ampas tahu ini di tempat pabrik tahu di sekitar tempat anda bisa menggunakan google maps baik di smartphone kalian atau di laptop. Dan tentunya banyak pabrik tahu di sekitar kota Anda kan

  • Kalau di pabrik tahu kalian kehabisan ampas tahu karena diborong oleh pengepul, maka kalian bisa mencarinya melalui Facebook, yang bisa dipastikan ada pengepul ampas tahu yang menawarkan disertai alamat dan nomor kontaknya.
  • Saya disini contohkan beli 2 karung saja dan membawanya pakai motor satu karung diletakkan di depan dan satu lagi di belakang di atas jok .
  • Untuk harga pengepul berat satu karung nya sekitar 25 kg, setiap satu karung biasanya memiliki takaran = 1 ember cat dengan harga Rp32.000 tiap satu karung dan pastinya setiap daerah berbeda-beda harganya. Biasanya untuk harga pabrikan hanya 10000 sampai 25.000 saja.
  • Ampas tahu seperti ini sifatnya basah kadar airnya tinggi dan untuk mengetahui berapa kadar airnya dan berapa nilai protein nya nanti akan dibahas di akhir artikel .
  • Kalian siapkan bak untuk pengadukan ampas tahunya , untuk ukuran bak bisa 20 Liter  terserah kalian , bisa kalian kira - kira sendiri , yang penting tidak terlalu kecil .
  • Ohh iya mimin lupa , siapkan wadah juga ya 
  • Selanjutnya coba kalian timbang isi karung ampas tahunya , disini mimin akan contohkan dengan memasukkan ampas tahu kedalam wadah secara bertahap sampai penuh lalu timbang beratnya. Untuk wadah mimin ini , dapat diisi ampas tahu full dengan berat mencapai 6 kg .
  • Lalu , kita isi bak tadi menggunakan wadah sampai 1 karung ampas tahunya habis . Satuan ke bak ada 4 kali tuang, jadi 6 * 4 artinya adalah 24 kg akan ada di bak , Jika masih ada sisa lagi di karung maka kalian bisa tuang kembali semuanya dan setelah sisanya ditambahkan maka beratnya total akan menjadi 24 kg + 2,3 kg = 26,3 kg. Karena kelebihannya suka berbeda-beda tiap karung maka saya selalu bulatkan menjadi satu karung nya 25 kg.

2. Cara Fermentasi Ampas Tahu 

  • Untuk memfermentasi , kalian bisa campur dengan dedak katul sebanyak 10 % dari berat ampas tahunya.
  • Jika ampas tahunya seberat 25 kg, maka dedak katul yang saya campuran sebanyak 10% nya saja, yaitu dua setengah 2.5 kg .
  • Kalian bisa juga gunakan dedak katul saja atau gabungan dedak katul dan Brand Polar

  • Seperti sekarang ini saya menggunakan dedak katul 1.25 kg ditambah brand polar 1.25 kg  totalnya tetap 2.5 kg 

  • Tuangkan Dedak yang tadi sudah dicampurkan dengan Brand Pollar ke Bak Ampas Tahu
  • Setelah dituang, selanjutnya siapkan air 1 liter diberi gula pasir 3 sendok 
  • Selanjutnya masukan EM4 atau probiotik merek lain bebas aja, masukan 3 tutup botol  lalu diaduk hingga gulanya larut . (jika kalian ada yang belum tau apa itu probiotik bisa klik ini Probiotik )

  • Kemudian tuang larutan EM4 ke dalam bak ampas tahu dan dedak 
  • Setelah itu kita lakukan proses pengadukan, bisa gunakan alat bantu sendok pengaduk atau seperti saya lebih suka menggunakan tangan 
  • Aduk ampas tahu bersama dedak saja atau dedak katul dicampur Brand Pollar bersama air 4 dan gula pasir hingga semuanya benar-benar merata terutama bagian dasar bak harus dipastikan ikut tercampur agar larutan EM4 benar-benar tercampur rata.


  • Jika ada pertanyaan Kenapa sih harus ditambahkan dedak? Kenapa nggak langsung saja ampas tahu dicampur EM4 dan gula ? 

  • Pada beberapa kasus ampas tahu ada yang tingkat keasamannya lebih tinggi sehingga probiotik nya butuh waktu lebih lama untuk bekerja dan akibatnya bakterinya sudah habis duluan sebelum ampas tahu terfermentasi sempurna 
  • Akibatnya ampas tahu gagal terfermentasi dan akhirnya menjadi busuk 
  • Dengan adanya media dedak atau brand polar maka bakteri probiotik nya, setelah terbantu air gula bisa berkembang banyak di media dedak , sehingga lebih cepat dan lebih tahan lama dalam proses fermentasi ampas tahu serta memberi efek fermentasi ampas tahu berhasil alias anti gagal.
  • Setelah tercampur rata kita siapkan gentong yang ada tutupnya dan gentong yang ada tutupnya ini sifatnya wajib .
  • Masukkan semua adonan ampas tahu tadi ke dalam gentong dan perlu diingat gentong yang ada tutupnya ini sifatnya wajib karena salah satu faktor fermentasi berhasil adalah karena penyimpanan yang bisa ditutup rapat karena proses fermentasi Ini hanya terjadi dalam kondisi hampa udara.
  • Setelah adonan ampas tahu masuk semua, maka total berat sekitar hampir 30 kg terdiri dari ampas tahu 26,3 KG + Dedak dicampur Brand Pollar 2.5 KG = 28,8 kg ditambah air 1 liter sehingga totalnya hampir 30 kg.
  • Berikutnya kita tutup rapat sampai kira-kira tidak ada udara yang masuk 
  • langkah selanjutnya biarkan kondisi tertutup setidaknya empat hari gentong tidak terbuka sama sekali , penyimpanannya juga di tempat yang teduh tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  • Memasuki hari kelima gentong bisa dibuka sebentar sekitar 1 menit sudah cukup lalu bisa ditutup kembali tujuannya dibuka sebentar agar uap udara didalamnya bisa keluar .

  • Jadi masuk hari kelima fermentasi ampas tahu ini sebenarnya sudah jadi, tapi ketika masuk hari kelima kalau kita sudah tidak pakai, kita bisa buka sebentar kira-kira 1 menit kemudian kita tutup rapat kembali 
  • setelah hari kelima ini fermentasi sebenarnya sudah jadi dan bisa digunakan, lalu penggunaannya Seperti apa? 

3. Cara Mencampur Pakan Ampas Tahu

  • Bagi yang ternaknya sedikit maka sangatlah mudah, kalian bisa ambil seperlunya saja ampas tahunya jangan lupa tutupnya ditutup kembali 
  • Lalu ampas tahunya bisa dicampur dengan bahan lain seperti Dedak bekatul, Brand Polar, Jagung ,Konsentrat , Sayuran atau tepung jagung.


  • Kalau ada konsentrat bisa anda tambahkan atau bahan-bahan lainnya yang ada, silakan dicampur kan 
  • Aduk ampas tahu bersama dedak saja atau Dedak katul dicampur Brand Polar hingga semuanya benar-benar merata hasil akhirnya seperti ini tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering bisa dikepal tapi mudah hancur .
  • Jika kalian maunya cuma ampas tahu fermentasi ditambah dedak saja atau brand silakan , atau ampas tahu dedak brand ditambah jagung saja juga silakan, ampas tahu dedak dan konsentrat saja juga silakan tentu saja masing-masing berbeda nilai protein nya .
  • Kalau langsung fermentasi ampas tahunya diberikan Bagaimana ? silakan saja tidak masalah hanya saja pakannya terlalu basah dan dikawatirkan ternak tidak mau menghabiskannya .
  • Kenapa harus diberi bahan tambahan lainnya ? tujuannya agar kandungan nutrisi pakan yang diberikan ke ternak lebih bervariasi sehingga kaya nutrisi karena terdiri dari bermacam-macam bahan .
  • Tujuan fermentasi ampas tahu ini yang pertama adalah 
    • mengawetkan ampas tahu 
      • karena kalau kita misalkan membeli 1 karung 25 kilo kemudian ayam kita hanya sedikit hanya 10 ekor tidak mungkin ampas tahu itu sehari habis atau 2 hari habis pasti kita pakainya bertahap dan karena pakainya bertahap sampai berhari-hari bisa berminggu-minggu maka untuk mengawetkan salah satunya adalah kita Fermentasi.
    • yang kedua Ampas Tahu mengandung serat kasar yang tinggi 
      • jadi ketika di fermentasi maka serat kasar tadi bisa terpecah sebagian menjadi protein sel tunggal yang akan memudahkan diserap sama pencernaan ayam.
    • Ampas Tahu Mudah Busuk Tanpa Fermentasi 

      • Berikutnya kalau kita menyimpan ampas tahu tanpa difermentasi maka setelah 3 hari akan mulai membusuk mulai kekuningan dan ini kalau diberikan ke ayam juga kadang ayam nggak mau makan 
      • Selain itu udah mulai mengeluarkan jamur yang membahayakan sama ternak kita untuk Itulah salah satu cara mengawetkan ampas tahu yang sifatnya basa ini dan mengandung ke asaman yang cukup tinggi makanya kita fermentasi 
      • jadi ada beberapa fungsi dan faedah yang bisa kita dapatkan dengan cara fermentasi Ini 

4. Tanda -  Tanda Fermentasi Ampas Tahu Berhasil

  • Fermentasi ampas tahu ini dikatakan berhasil apabila ketika ampas tahu tidak berbau busuk ada yang bilang kalau agak berbau Tape hal ini terjadi karena kalau dedak jumlahnya lebih banyak misalkan 25% hingga 50% campurannya maka akan Bau seperti bau tape .
  • Patokan buat Anda setelah 5 hari itu tidak busuk baunya artinya fermentasi ampas tahu ini berhasil.
  • Sampai kapan bisa disimpan ampas tahunya ? fermentasi ampas tahu ini asalkan selalu kalian tutup rapat setiap habis membukanya maka bisa disimpan hingga 1 sampai 2 bulan.

  • Lebih amannya setiap 2 Minggu sekali,  kalian tuang 1 tutup EM4 tanpa tambahan lain kedalam fermentasi ampas tahu.

  • ini berlaku untuk ternak kita yang jumlahnya sedikit kalau ternak kita jumlahnya banyak misalkan kita beli satu karung dan langsung bisa dihabiskan dalam sehari atau dua hari tidak masalah tidak di permentasi tapi ketika kita menyimpan untuk waktu yang lama untuk 2 minggu 1 bulan maka kita harus melakukan fermentasi si ampas tahu ini . 
Terima kasih telah melihat artikel Alfazzablog , kita berdoa bersama-sama semoga kita sehat selalu semua dan lancar segala urusannya dimudahkan segala urusannya dan dan kita jumpa lagi di next artikel dengan topik yang lebih beragam lagi terima kasih.

Sumber : Channel Youtube Chickenku Channel Ternak Rumahan 

Posting Komentar untuk "Cara Fermentasi Ampas Tahu Kering Awet 2 bulan untuk Pakan Ayam & Unggas lain | Part 1"