Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cara Budidaya Kutu Air Tanpa Aerator lengkap 2021 | Tanpa di beri makan,Panen tiap Hari

Budidaya Kutu Air Tanpa Aerator

alfazzablog - Assalamu'alaikum , Budidaya Kutu Air Tanpa Aerator adalah budidaya kutu air yang bisa dibilang gampang loh.  mau tau caranya gak nih ?

cara budidaya kutu air tanpa bibit , cara budidaya kutu air yg efektif , cara mendapatkan kutu air , cara budidaya kutu air pakan ikan.

Sebelum masuk ke inti pembahasan , kita sebagai makhluk berpendidikan , harus tau dulu apa itu hewan kecil paling dicari peternak ikan hias atau bahasa kerennya yaitu Kutir . 

Kutu air sebagai panggilan umum untuk crustascea kecil penghuni air. Walau panggilan biasanya ialah kutu, tetapi dia bukan tipe serangga atau tipe parasit layaknya seperti kutu pada manusia / hewan.

Kutu air yakni barisan zooplankton di mana kutu air ini ialah pakan alami untuk hewan -hewan air. khususnya untuk sekarang ini banyak breeder ikan cupang , mereka semakin banyak pilih pakan kutu air dibandingkan pakan yang semacamnya misalnya Artemia , cacing sutra dan yang lain.

kalian bisa baca artikel saya lainnya mengenai budidaya kutu air menggunakan air bekas lele 

Mengapa cenderung pilih kutu air ? ini karena kutu air dikenali mempunyai nilai nutrisi yang bagus untuk perkembangan ikan dan langkah budidayanya juga simpel tidak repot seperti budidaya cacing sutra.  

Oke udah mulai pintar kan?  mari kita mulai pren untuk berternak kutir / kutu air , sebelumnya kalian siapkan dulu bahan dan alatnya ya

Bahan 

  1. 2 Ember kecil / Ember cat kecil 
  2. 2 gelas plastic bekas 
  3. 1 sendok makan

Alat

  1. 1 bungkus starter kutir (Rp.10.000)
  2. Garam dapur
  3. Kotoran hewan ( kotoran puyuh , kotoran jangkring , terserah kalian )
  4. 5 liter air bersih / sumur juga boleh
  5. Air bekas lele yang sudah menghijau

Pertama kita akan membuat pupuk untuk pakan kutu air

  • Siapkan 5 liter air
  • Lalu siapkan juga garam dapur 1 sendok makan dan 1 gelas kotoran hewan, disini kalian bebas untuk menentukan menggunakan jenis kotoran hewan apa saja tapi ingat jangan kotoran manusia ya hehehe, disini saya menggunakan kotoran jangkrik , kenapa? alasanya karna di daerah saya banyak sekali peternak jangkrik , jadi saya dengan mudah mencari bahan tersebut , saya sarankan kalian cari bahan kotoran yang gampang ditemui di sekitar rumah kalian pren

  • Campur 1 sendok makan dan 1 gelas kotoran tadi kedalam 5 liter air .
  • Aduk sampai bahan benar - benar tercampur rata dengan air

  • Setelah itu kita jemur selama 1 minggu , usahakan terkena oleh sinar matahari secara sempurna, dan untuk waktunya bisa dari pagi sampai sore atau dari siang sampai sore saja tidak papa
  • Setelah 1 minggu kalian rutin menjemur , maka hasil air campuran kemaren akan berwarna kehitaman seperti gambar dibawah ini
  • 1 kaleng air ini , kalian cukup campurkan 1 gelas saja kedalam ember air bekas lele yang nanti akan kita ambil dari kolam lele kita , 1 gelas bisa dicampurkan ke air lele bervolume 7 liter.
  • Pastikan juga air kolam lele kalian sudah berwarna hijau ya , karena media utama dari budidaya kutu air tanpa aerator adalah air lele warna hijau ini.

  • Selanjutnya kalian bisa ambil air lele tersebut sebanyak 1 ember kecil , jemur air kolam lele selama 1 minggu.

  • Siapkan bibit kutu air dan masukan ke media air kolam lele yang sudah dijemur 1 minggu , untuk starter kutu air kalian bisa beli di tempat starter kutu air didaerah kalian , beli 10.000 saja sudah cukup kok tenang.
  • Lalu tuang air campuran kotoran jangkrik dan garam sebanyak 1 gelas kedalam ember air bekas air lele yang sudah dimasukan starter kutu air.
  • Kalian bisa tunggu selama 4 hari , maka kutu air diember menjadi banyak .

  • Selanjutnya kalian bisa panen kutu airnya, jika mau tambah banyak , maka sediakan air bekas lele lagi yang sudah dijemur 1 selama minggu , kalian bisa ambil 14 liter atau 21 liter dengan komposisi air pupuk dan air bekas leles ( 1 gelas air pupuk = 7 liter air bekas lele ) maka jika 14 liter atau 21 liter bisa ditambah saja setiap 7 liternya. 
Nah sekian yah pren artikel mimin kali ini mengenai Budidaya Kutu Air Tanpa Aerator , semoga dapat bermanfaat , jika artikel ini berguna kalian bisa share di medsos kalian atau jika ada pertanyaan bisa comment di kolom komentar dibawah , terimakasih.

Posting Komentar untuk "Cara Budidaya Kutu Air Tanpa Aerator lengkap 2021 | Tanpa di beri makan,Panen tiap Hari "