Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Tes Wawasan Kebangsaan ( TWK ) | Pancasila Part 2

Assalamu'alaikum temen - temen semua para pembaca artikel saya , apakabar semua ? 

Semoga selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rizky dan tentunya terhindar dari wabah virus Corona yang sedang melanda negara kita tercinta ini Indonesia .

Kali ini saya akan melanjutkan materi artikel saya sebelumnya yaitu mengenai Tes Wawasan Kebangsaan Pancasila Part 2. Jika kalian belum sempat membaca part 1 nya bisa kalian klik disini Tes Wawasan Kebangsaan ( TWK ) | Pancasila Part 1

Tes Wawasan Kebangsaan

Pancasila

C. Sistem Nilai Yang Terdapat Dalam Pancasila

1. Sistem Nilai merupakan buah pemikiran yang menyeluruh mengenai apa yang ada dalam pikiran seseorang atau masyarakat tentang sesuatu yang dipandang baik, berharga, maupun penting dalam berkehidupan.
2. Sistem Nilai mempunyai fungsi sebagai pedoman untuk kehidupan bermasyarakat.
3. Nilai - nilai dasar Pancasila, yaitu Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan yang bersifat Universal dan Objektif. Artinya nilai - nilai tersebut dapat dipakai dan diakui oleh negara-negara lain, walaupun tentunya tidak diberi nama Pancasila.
4. Penjelasan nilai Pancasila yang bersifat objektif adalah sebagai berikut :
  • Hakikat rumusan dari setiap sila dalam Pancasilamenunjukan sifat - sifat yang universal dan abstrak, karena pada hakikatnya Pancasila adalah nilai.
  • Nilai - nilai yang ada dalam Pancasila sudah berlaku sejak zaman dahulu, masa kini dan juga untuk masa yang akan datang bagi bangsa Indonesia.
  • Pancasila yang tersurat dalam Pembukaan UUD 1945 merupakan sumber hukum positif karena menurut ilmu hukum di dalamnya telah memenuhi syarat - syarat sebagai pokok - pokok kaidah negara yang mendasar. Oleh karena itu, secara hierarki hukum yang berlaku di Indonesia, Pancasila berkedudukan di tempat yang paling tinggi.
5. Pancasila juga bersifat subjektif, artinya bahwa nilai-nilai Pancasila itu melekat pada pembawa dan pendukung nilai Pancasila itu sendiri, yaitu masyarakat, bangsa , dan negara.
6. Penjelasan pancasila bersifat subjektif yakni :
  • Bangsa Indonesia sebagai kausa materialis , karena nilai - nilai yang ada dalam pancasila tersebut timbul dari bangsa Indonesia sendiri. Jika dikaji lebih dalam, nilai - nilai yang ada dalam Pancasila tersebut merupakan hasil pemikiran , penilaian , dan refleksi filosofi bangsa Indonesia. Pancasila memiliki perbedaan dengan ideologi - ideologi yang lain . Perbedaan yang paling mendasar dengan ideologi yang lain adalah ideologi lain tersebut lahir dari hasil pemikiran orang atau hasil filsafat seseorang. Sedangkan Pancasila lahir dari refleksi bangsa Indonesia terhadap kehidupan sosial dan budaya dan keagamaan masyarakat Indonesia .
  • Nilai - nilai Pancasila merupakan pandangan hidup bagi bangsa Indonesia yang menjadi jati diri atau identitas bangsa, yang diyakini sebagai sumber nilai atas kebenaran , kebaikan , keadilan , dan kebijaksanaan dalam hidup bermasyarakat , berbangsa dan bernegara.
  • Nilai - nilai yang terdapat dalam Pancasila sesungguhnya merupakan nilai yang sesuai dengan hati nurani bangsa Indonesia, karena bersumber pada kepribadian bangsa.
7. Nilai - nilai dalam Pancasila merupakan cita - cita tentang kebaikan yang harus diwujudkan menjadi suatu kenyataan.
8. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, nilai - nilai Pancasila harus diwujudkan dalam produk tata peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia.
9. Ciri hukum bangsa Indonesia yang dijiwai oleh Pancasila inilah yang membedakan dengan hukum di negara lain .
10. Walaupun Pancasila merupakan falsafah hidup, negara sebagai institusi mempunyai dua tugas utama , yaitu :
  • Melindungi segenap dan seluruh warga Negara , salah satunya adalah membuat aturan hukum.
  • Menciptakan kesejahteraan sosial.

D. Bentuk Dan Susunan Pancasila 

1. Pancasila sebagai suatu sistem nilai mempunyai bentuk yang memiliki ciri - ciri sebagai berikut :
  • Merupakan suatu kesatuan yang utuh. Unsur-unsur yang ada dalam Pancasila menyusun suatu keberadaan yang utuh. Dalam masing - masing sila membentuk pengertian yang baru, namun kelima sila yang ada dalam Pancasila tidak dapat dilepas antara satu dengan yang lainnya. Ini menunjukan hubungan antara sila - sila dalam Pancasila merupakan hubungan yang organis.
  • Unsur - unsur yang membentuk Pancasila sifatnya mutlak dan membentuk kesatuan, bukan unsur yang komplementer. Penjelasannya adalah salah satu sila kedudukannya tidak akan lebih rendah dari sila yang lainnya. Walaupun sila pertama yang merupakan sila Ketuhanan, tetap merupakan causa prima, tapi tidak berarti sila yang lain dikesampingkan atau dianggap sebagai pelengkap saja.
  • Sebagai satu kesatuan yang mutlak, sila - sila dalam Pancasila tidak dapat ditambah ataupun dikurangi. Oleh karena itu Pancasila tidak dapt di ringkas isinya.
2. Pancasila sebagai suatu sistem nilai tersusun atas urutan logis keberadaan unsur - unsurnya.
3. Dalam bahasa filsafat , Tuhan disebut sebagai causa prima atau sebab pertama, artinya sebab yang tidak disebabkan oleh segala sesuatu.
4. Pada sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, ditempatkan pada sila kedua karena yang akan mencapai tujuan atau nilai yang didambakan adalah manusia sebagai pendukung dan pengemban nilai - nilai tersebut.
5. Dalam konteks sila kedua, manusia bersifat monodualis, yaitu makhluk yang mempunyai susunan kodrat yang terdiri dari jasmani dan rohani.
6. Sifat kodrat manusia adalah sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Kedudukan kodrat manusia adalah sebagai makhluk Tuhan.
7. Sila ketiga adalah Persatuan Indonesia, dibentuk setelah prinsip-prinsip kemanusiaan dijadikan landasan.
8. Untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan manusia perlu membentuk suatu masyarakat atau negara dan perlu adanya persatuan di antara manusia - manusia tersebut .
9. Persatuan dalam konteks sila ketiga terbentuk bukan atas dasar persamaan suku bangsa, agama, ataupun bahasa, namun dilatarbelakangi oleh faktor historis dan etis.
10. Sila keempat , yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dalam permusyarawatan dan perwakilan, mempunyai maksud cara - cara yang harus ditempuh oleh suatu negara jika ingin mengambil kebijakan.
11. Kekuasaan bukan merupakan warisan, namun berasal dari rakyat. Jadi , disini rakyatlah yang berdaulat. 
12. Sila terakhir adalah Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, ini merupakan tujuan dari negara Indonesia yang merdeka.
13. Dalam Pancasila, sila yang mendahului lebih luas cakupan dan pengertiannya dengan isi pengertian yang lebih sedikit dari sila sesudahnya.
14. Sila yang dibelakannya merupakan pengkhususan atau bentuk penjelmaan dari sila - sila yang mendahuluinya .

Demikian part 2 materi TWK pancasila nya , akan dilanjutkan segera part yang ke 3 . Diakhir part saya akan memberikan contoh soal mengenai Pancasila .

Semoga bermanfaat untuk kalian semua dan bisa kalian share / bagikan jika artikel ini membantu teman kalian , sekian dan terimakasih .

Posting Komentar untuk "Tes Wawasan Kebangsaan ( TWK ) | Pancasila Part 2"