Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Tes Wawasan Kebangsaan ( TWK ) | Pancasila Part 1

Tes Pancasila bertujuan untuk menguji peserta tes tentang pengetahuan seputar Pancasila. Materi tes ini antara lain meliputi sejarah lahirnya Pancasila, ideologi Pancasila, hakikat Pancasila, lambang dan makna pancasila.

Agar sukses dalam menghadapi tes ini, peserta tes harus dapat memahami elemen - elemen Pancasila . Semoga artikel saya kali ini dapat membantu temen - temen semua para pembaca Alfazzablog, semangatt :)..

TWK Pancasila


PANCASILA

A. Sejarah Lahirnya Pancasila

1. Pancasila dirumuskan oleh Badan Penyelidik Usaha - Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
2. BPUPKI dibentuk tanggal 1 Maret 1945.
3. Dalam bahasa Jepang BPUPKI disebut Dokuritsu Junbi Chosakai.
4. Anggota BPUPKI terdiri dari 62 orang Indonesia dan 7 orang perwakilan dari Jepang.
5. BPUPKI diketuai oleh dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat sedangkan wakilnya adalah R.p.Soeroso  dan orang Jepang yang bernama Ichibangase Yosio.
6. BPUPKI mengadakan dua kali sidang secara resmi dan sekali sidang tidak resmi.
7. Sidang resmi pertama BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 29 Mei-1 Juni 1945 yang membahas tentang dasar negara.
8. Dalam rapat BPUPKI pada tanggal 29 Mei 1945,Mr.Muhammad Yamin mengemukakan pemikirannya tentang lima asaa dasar negara, yaitu :
  • Peri Kebangsaaan 
  • Peri Kemanusiaan
  • Peri Ketuhanan 
  • Peri Kerakyatan
  • Kesejahteraan Rakyat
9. Selanjutnya pada tanggal 31 Mei 1945 Prof. Dr. Mr. Soepomo, S.H. juga mengemukakan lima asas tentang dasar negara, yaitu :
  • Persatuan
  • Kekeluargaan
  • Keseimbangan lahir dan batin
  • Musyawarah
  • Keadilan Sosial
10. Kemudian pada rapat tanggal 1 Juni 1945 giliran Ir. Soekarno yang mengemukakan pemikirannya tentang dasar negara, yaitu :
  • Kebangsaan
  • Internasional atau peri kemanusiaan
  • Mufakat atau demokrasi
  • Kesejahteraan sosial
  • Ketuhanan yang berkebudayaan
11. Pada sidang pertamanya, BPUPKI belum mencapai kata sepakat tentang dasar negara, oleh karena itu dibentuklah Panitia Sembilan.
12. Panitia Sembilan diketuai oleh Ir. Soekarno dan anggotanya adalah 
  • Mohammad Hatta
  • Muhammad Yamin
  • AA. Maramis
  • Soebarjo
  • KH.Wachid Hasjim
  • KH.Kahar Muzakar
  • H. Agoes Salim
  • Abikusno Tjokrosoejoso
13. Pada tanggal 22 juni 1945 Panitia Sembilan mengadakan rapat di kediaman Ir. Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta.
14. Panitia Sembilan bertugas untuk menuntaskan berbagai masukan tentang dasar negara
15. Pada tanggal 22 Juni 1945, Panitia Sembilan menetapkan hasil sidangnya yang di dalamnya mencakup rumusan hukum dasar serta rumusan dasar negara.
16. Rumusan hukum dasar yang dihasilkan oleh Panitia Sembilan tersebut oleh Mr. Muhammad Yamin dinamai dengan Piagam Jakarta.
17. Didalam Piagam Jakarta terdapat rumusan dasar negara yang berbunyi :
  • Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk - pemeluknya.
  • Kemanusian yang adil dan beradab.
  • Persatuan Indonesia
  • Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
  • Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
18. Drs. Mohammad Hatta menjadi salah satu orang yang memprakarsai perubahan sila pertama rumusan dasar negara yang ada didalam Piagam Jakarta. Hal ini dilakukan setelah menerima rasa keberatan dari utusan yang berasal dari Indonesia Timur.
19. Kemudian rumusan dasar negara tersebut berubah nama menjadi Pancasila, dengan rincian sebagai berikut:
  • Ketuhanan Yang Maha Esa
  • Kemanusiaan yang adil dan beradab.
  • Persatuan Indonesia
  • Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan 
  • Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
20. Sidang resmi kedua BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 10-17 Juli 1945 yang membahas tentang rancangan Undang-Undang Dasar.
21. Pancasila secara resmi disahkan menjadi dasar negara pada tanggal 18 Agustus 1945.
22. Pada tanggal 1 Juni 1945 dijadikan sebagai hari lahirnya Pancasila karena pada saat itu Ir. Soekarno menyampaikan pidatonya tentang pemikirannya tentang lima dasar negara.

B. Pancasila Sebagai Ideologi Negara

  1. Pancasila sebagai ideologi mengandung makna bahwa suatu pemikiran yang memuat pandangan dasar dan cita-cita mengenai sejarah manusia, masyarakat , dan negara Indonesia yang bersumber dari kebudayaan indonesia.
  2. Pancasila sebagai ideologi negara mencakup ajaran tentang Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan Kedilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
  3. Pancasila sebagai ideologi mencangkup dimensi idealitas, normatif, dan realitas.
  4. Dimensi Idealitas mempunyai makna Pancasila mengandung nilai-nilai yang dianggap baik dan benar oleh masyarakat Indonesia pada khususnya dan manusia secara universal pada umumnya.
  5. Dimensi Normatif artinya nilai - nilai dasar yang ada dalam pancasila perlu dijabarkan dalam norma - norma atau aturan - auran sebagaimana tersusun dalam tata aturan perundangan yang berlaku di Indonesia dari yang tertinggi sampai yang terendah.
  6. Dimensi realitas artinya ideologi Pancasila mencerminkan realitas hidup yang ada di masyarakat, sehingga Pancasila tidak pernah bertentangan dengan tradisi, adat-istiadat, kebudayaan, dan tata hidup keagamaan yang ada dalam masyarakat Indonesia
  7. Jika ditinjau dari nilai - nilai dasarnya , Pancasila dapat dikategorikan sebagai ideologi terbuka.
  8. Dalam Ideologi terbuka terdapat cita - cita dan nilai - nilai yang mendasar serta sifatnya tetap dan tidak berubah


1 komentar untuk "Tes Wawasan Kebangsaan ( TWK ) | Pancasila Part 1"

  1. Pancasila adalah dasar lambang negara kita yg harus kita junjung tinggi

    BalasHapus