Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cara Budidaya Kutu Air Menggunakan Air Bekas Lele | Tiap Hari Panen dan Gampang

Cara Budidaya Kutu Air Menggunakan Air Bekas | Tiap Hari Panen dan Gampang

Alfazzablog - Budidaya Kutu Air adalah sebuah usaha yang bisa dibilang gampang atau mudah dilakukan apalagi menggunakan air bekas lele .

Ketika kalian dirumah mempunyai beberapa kolam lele , dan setiap 1 minggu sekali air bekas lele itu kalian buang ? 

Waduh sayang sekali pren, tau gak sih air bekas lele itu bisa jadi ladang penghasilan tambahan kalian disamping ternak lele ? 

Yap , kalian bisa budidaya kutu air dengan air bekas lele dan bisa menghasilkan ratusan ribu perhari , gak percaya ? silahkan kalian coba tips saya dibawah ini .

Artikel kali ini , mimin akan memberikan sebuah tips/cara budidaya kutu air menggunakan air bekas lele dari awal sampai kutu air siap panen.

baca juga artikel saya Cara Budidaya Kutu Air Tanpa Aerator lengkap 2021 | Tanpa di beri makan,Panen tiap Hari 

Disini saya tidak ada niatan untuk meng-gurui kalian semua , saya hanya berbagi pengalaman saya setelah 2 bulan saya mencoba budidaya kultur kutu air dan alhamdulillah hasil budidaya saya berkembang sampai saat ini.

Sebelum ke inti pembahasan , tidak afdol rasanya kita tidak mengetahui apa sih itu kultur kutu air . tidak lucu kan kita budidaya kultur kutu air tapi tidak tau secara teori si Kultur kutu air tersebut.

Kutu air merupakan sebutan umum bagi crustascea kecil penghuni air. Meskipun sebutan umumnya adalah kutu, namun ia bukan merupakan jenis serangga atau jenis parasit seperti layaknya kutu pada manusia / hewan .

Kutu air yaitu kelompok zooplankton dimana kutu air ini adalah pakan alami bagi hewan -hewan air . terutama untuk saat ini banyak sekali breeder ikan cupang , mereka lebih banyak memilih pakan kutu air di bandingkan pakan yang sejenisnya contohnya Artemia , cacing sutra dan yang lainnya.

Kenapa lebih memilih kutu air ? hal ini karena kutu air dikenal memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi pertumbuhan ikan dan cara budidayanya pun sederhana tidak ribet seperti budidaya cacing sutra.

Berikut cara budidaya kutu air dengan air lele

1. Sediakan sebuah ember atau bisa dengan media yang lain contohnya box bekas kulkas , kolam terpal atau sterofom . disini saya menggunakan ember bekas karena lebih bisa menghemat pengeluaran



2. Siapkan air bekas lele , kemudian masukan air bekas tersebut kedalam media kolam yang kalian sudah sediakan . 

budidaya kutu air

Catatan penting :

  • Kekurangan dari kultur air menggunakan ember , box kulkas dan terpal adalah setelah panen kutu air , air dalam kolam akan menjadi jernih . hal ini disebabkan karena kandungan alga yang terdapat pada air bekas lele telah habis dimakan oleh kultur air .
  • Setelah sudah mulai panen sebaiknya air yang sudah jernih itu cepat segera kalian buang , karna akan muncul sejenis kutu parasite dimana kutu parasite ini berbahaya untuk burayak ikan  (kutu jet).

3. Untuk ketinggan air bekas lele , kalian bebas untuk setting ketinggiannya. Ditempat saya , saya setting setinggi 7-10 cm .

4. Setelah media kolam sudah di isi dengan air bekas lele, maka selanjutnya adalah kita masukan starter kutu airnya . Pemberian starter pada kolam kultur kutu air kita taruh secukupnya saja atau kalian bisa beli starter di tempat penjualan kutu air . saya biasanya membeli stater seharga 5000 ditempat saya 

5. Setelah itu tunggu sampai 5-7 hari sampai kultur kutu air menjadi banyak dengan sendirinya

Catatan :

  • Untuk panen kutu airnya , kalian bisa panen setiap hari selang waktu 2 hari setelah pemberian starter kutu air
  • Jika air sudah mulai jernih , tambahkan air bekas lele lagi kedalam kolam
  • Untuk panen keseluruhan , membutuhkan waktu 5-7 hari agar kultur kutu air ini dapat berkembang biak banyak.

       Kelebihan :           

  • Kutu air bisa dijual dengan harga 5- 10 ribu perbungkus
  • Budidaya tidak terlalu sulit dan hasil bisa dibilang memuaskan
  • Utamakan kolam terkena sinar matahari , jika musim hujan , maka sebaiknya atas kolam kita bisa tutupi dengan plastic atau dengan terpal bening       
Nah bagaimana ? kalian tertarik tidak ? silahkan kalian coba , saya yakin kok kalian bisa , apalagi dimasa pandemi covid kali ini , banyak orang - orang yang lebih banyak menghabiskan waktunya dirumah , pastinya mereka akan mencari kesibukan sendiri agar tidak jenuh.

Seperti contohnya memelihara ikan cupang / ikan hias , berkebun ataupun membuat kerajinan tangan , jadi ambil kesempatan itu agar menambah penghasilan kalin , kan lumayan ya gak seh hehehe.  

Demikian artikel saya ini mengenai budidaya kultur kutu air dengan air lele , semoga dapat bermanfaat untuk kalian dan jangan lupa untuk share ke temen-temen kalian agar mendapatkan manfaat juga .

1 komentar untuk "Cara Budidaya Kutu Air Menggunakan Air Bekas Lele | Tiap Hari Panen dan Gampang "